Mismatch Between Education and the Job Market: Challenges and Opportunities for Islamic Boarding Schools in Preparing Competitive Graduates in the Demographic Bonus Era

Authors

  • Kholilur Rahman, Universitas Al-Amien Prenduan, Indonesia
  • Mamluatul Hasanah Universitas Al-Amien Prenduan, Indonesia
  • Lala Olivia Universitas Al-Amien Prenduan, Indonesia
  • Noer Halimah Asyihabi Universitas Al-Amien Prenduan, Indonesia
  • Sofiyatin Rizkiyah Universitas Al-Amien Prenduan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61166/service.v3i1.39

Keywords:

pesantren, educational mismatch, labor market, demographic bonus, competitive graduates, Indonesia

Abstract

In the era of the demographic bonus, the mismatch between education and labor market demands poses a significant challenge for pesantren, particularly as they educate a large population of youth entering the productive age group. This study aims to analyze the forms of mismatch occurring within pesantren, the contributing factors, and the strategic opportunities available to enhance graduates’ competitiveness. Employing a library research method, this study reviews literature on education–labor market mismatch, the transformation of pesantren education, and demographic dynamics in Indonesia. The findings indicate that pesantren continue to face mismatch due to structural constraints—such as weak curriculum alignment with national standards—and instrumental limitations including inadequate modern facilities and insufficient development of digital and vocational skills. Nevertheless, pesantren possess strategic assets through internal entrepreneurial units and extensive alumni networks that can facilitate industry partnerships and broaden employment opportunities. These findings highlight the potential of pesantren to play a pivotal role in reducing education–labor market mismatch and contributing to the optimal utilization of Indonesia’s demographic bonus.

References

Agustina, Rina, Silva Nur’aini, Luluwatun Nazla, Siti Hanapiah, dan Lina Marlina. “Era Digital: Taantangan Dan Peluang Dalam Dunia Kerja.” Journal of Economics and Business, vol.1, no. 1 (2023): 1–8.

Akbar, Ahmad, Raharjo Raharjo, Dadang Supriadi, Didin Wahidin, dan Hanafiah Hanafiah. “Manajemen Sekolah Berbasis Pesantren Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan.” Jurnal Pendidikan UNIGA, vol.16, no. 2 (13 January 2023): 644.

Andika, Andika, Aris Budi Santoso, Husni Wira Kesuma, dan Rahel Nathalia Br Tobing. “Teori Dan Realitas Antara Pendidikan SMK Dan Sekolah Vokasi Bagi Peningkatan Daya Saing Generasi Muda Dalam Mendapatkan Kesempatan Kerja.” The Office Nobile Journal, vol.1 (2024).

Anwar, Heru Saiful, Raja Denata, dan Andi Ikhwanul Islam Firdaus. “Digitalisasi Pendidikan Pesantren Melalui Sistem Pembayaran Cashless Menggunakan Ngabar Smart Payment Di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar.” MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, vol.4, no. 1 (2023): 43–53.

Ardhana, Argi Yhudin Avri, Haudli Nurfitrah Uskytia Syazeedah, Rista Indah Fitriyaningrum, dan Ahmad Gunawan. “Analisis Ketidaksesuaian Antara Pendidikan Dengan Kebutuhan Dunia Kerja Di Indonesia.” Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, vol.3, no. 4 (15 January 2025): 1020–1026. Diakses 2 October 2025. https://jurnal.penerbitseval.com/jurnal/index.php/kompeten/article/view/156.

———. “Analisis Ketidaksesuaian Antara Pendidikan Dengan Kebutuhan Dunia Kerja Di Indonesia.” Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, vol.3, no. 4 (15 January 2025): 1020–1026.

———. “Analisis Ketidaksesuaian Antara Pendidikan Dengan Kebutuhan Dunia Kerja Di Indonesia.” Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, vol.3, no. 4 (15 January 2025): 1020–1026.

Arizka, Rakhi Vegi. “Strategi Penguatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Islam Dalam Merespons Tantangan Dunia Kerja Di Era Society 5.0.” Maharah: Jurnal of Islamic Education Teaching, vol.2 (2025).

Binti Amran, N. R. (2025). The Role of Islamic Education in Reducing Socio-Economic Inequality in Society. Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education, 3(1), 36–41. https://doi.org/10.61166/demagogi.v3i1.38

Disas, Eka Prihatin. “Link and Match Sebagai Kebijakan Pendidikan Kejuruan.” Jurnal Penelitian Pendidikan, vol.18, no. 2 (10 September 2018): 231–242.

Era, Dalam, Revolusi Industri, Muhammad Arroyan, dan Moh Nasrudin. “Kebijakan Pendidikan Dan Masa Depan Pondok Pesantren Education Policy and the Future of Islamic Boarding Schools in the Era of Industrial Revolution 4 . 0.” JICN: Jurnal Intelek dan Cendekiawan Nusantara, vol.1, no. 6 (2025): 10747–10756.

Erly Juliyani. “Peran Alumni Dalam Pengembangan Ekonomi Pondok Pesantren Sunan Drajat.” Al-Maqashid: Journal of Economics and Islamic Business, vol.3, no. 1 (2023): 22–36.

Falikhah, Nur. “Bonus Demogarfi Peluang Dan Tantangan Di Indonesia.” Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, vol.16, no. 32 (31 December 2017). Diakses 2 October 2025. http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/alhadharah/article/view/1992.

Gayatri, Gati, I Gede Nyoman Mindra Jaya, dan Vience Mutiara Rumata. “The Indonesian Digital Workforce Gaps in 2021–2025.” Sustainability, vol.15, no. 1 (31 December 2022): 754.

Ginting, Chris Yohanes, Elfindri Elfindri, dan Neng Kamarni. “Qualification Mismatch Dan Dampaknya Terhadap Upah Pekerja Di Indonesia: Heckman Two Step Method.” Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, vol.21, no. 2 (2024).

Hasibuan, Ernawaty, dan Dwini Handayani. “Pengaruh Qualification Mismatch Terhadap Upah Tenaga Kerja Di Indonesia.” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, vol.29, no. 1 (26 August 2021): 1–16. Diakses 2 October 2025. https://jurnalekonomi.lipi.go.id/JEP/article/view/487.

———. “Pengaruh Qualification Mismatch Terhadap Upah Tenaga Kerja Di Indonesia.” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, vol.29, no. 1 (26 August 2021): 1–16.

Khoiruddin, M. Afif, Axellina Muara Setyanti, Agus Suman, Ferry Prasetyia, dan Susilo Susilo. “Exploring Determinants of Education-Job Mismatch Among Educated Workers in Indonesia.” Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan (31 December 2024): 263–281.

Lugiani, Tigin, dan Alfito Fauzasyifa Rosgani. “Pengaruh Human Capital Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa (studi Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja Subang Dan Mahasiswa Universitas Islam Selangor).” Diskursus Ilmu Manajemen STIESA, vol.19, no. 02 (2025): 24–50.

M, Afryapollo. “Mengoptimalkan Bonus Demografi: Peluang Dan Tantangan Bagi Tenaga Kerja Indonesia” (n.d.).

Ni’am, Shokhibun, dan Nawal Nur Arafah. “Transformasi Sistem Pendidikan Formal Pesantren.” DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, vol.6, no. 1 (2024): 69–84.

Purba, Shofiyyah Salma, Riswandy Wasir, dan Mutia Devani Rahmadanti. “Bonus Demografi Dan Sistem Kesehatan: Bagaimana Mengoptimalkan Peluang Dan Tantangan.” Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, vol.2, no. 3 (2 July 2024): 148–157.

Puspita Sari, S. “Educational Mismatch Dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Di Indonesia.” Konferensi Nasional Ilmu (2019).

Rahman, M. “Transformasi Pendidikan Pesantren Di Era Digital.” Jurnal Teknologi Pendidikan, vol.12, no. 3 (2020): 112–125.

Sawitri, Putu, dan Ni Putu Widarini. “Fenomena Pengangguran Terdidik Dan Pengaruhnya Bagi Bonus Demografi Di Indonesia: Literature Review.” Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, vol.10, no. 5 (20 May 2025): 4690–4701.

Setiyana, Ana, dan Siskarossa Ika Oktora. “Analisis Horizontal Mismatch Pada Tenaga Kerja Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Di Indonesia.” Jurnal Kependudukan Indonesia, vol.19, no. 2 (2024). https://ejournal.brin.go.id/jki/article/view/5513/10605.

Setyanti, Axellina Muara, dan Firdaus Finuliyah. “Pengangguran Terdidik Pada Masa Pandemi Covid-19: Analisis Pada Data Sakernas 2020.” Jurnal Ketenagakerjaan, vol.17, no. 1 (23 June 2022). Diakses 1 October 2025. https://journals.kemnaker.go.id/index.php/naker/article/view/118.

Siburian, Eka Saripa, Era Mustika Ginting, Meilany Dwi Syahfitri, dan Bonaraha Purba. “Bonus Demografi Sebagai Peluangn Dan Tantangan Bagi Indonesia.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan (2025).

Tim Penyusun. Pedoman Penelitian Karya Ilmiah. Sumenep: IDIA Prenduan, 2015.

Wasita, Aris. “‘Mismatch’ Masih Jadi Permasalahan Sektor Pendidikan.” ed. Wisnu Adhi Nugroho. Antaranews, 2019. https://jateng.antaranews.com/berita/216087/mismatch-masih-jadi-permasalahan-sektor-pendidikan.

Wulandari Manik, Citra, Hilkia Natasya Boru Giting, Lathifah Aini, dan Salsabila. “Analisis Bonus Demografi Ditengah Tingginya Pengangguran Terdidik Di Indonesia.” Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi (2025).

Yonanda, Agil Priyovi, dan Hardius Usman. “Determinan Status Horizontal Mismatch Pada Pekerja Lulusan Pendidikan Tinggi Di Indonesia.” Jurnal Ketenagakerjaan, vol.18, no. 2 (23 August 2023): 142–157.

Yuningsih, Yuyun. “Pendidikan Kecakapan Abad Ke-21 Untuk Mewujudkan Indoneisa Emas Tahun 2045.” Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar, vol.6, no. 1 (28 November 2019): 135–152.

“Shirkah.” vol.4, no. 2 (2019).

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Kholilur Rahman, Mamluatul Hasanah, Lala Olivia, Noer Halimah Asyihabi, & Sofiyatin Rizkiyah. (2026). Mismatch Between Education and the Job Market: Challenges and Opportunities for Islamic Boarding Schools in Preparing Competitive Graduates in the Demographic Bonus Era. Public Service: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 3(1), 29–46. https://doi.org/10.61166/service.v3i1.39

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.